Rabu, 24 September 2008
Grasstrack & Motocross JCI Bali seri III, Usrox Jawara
Skutik Rasa Balap
Data Modifikasi
Kamis, 18 September 2008
Klungkung Motor Modification Contest 2008
Geliat otomotif di Kabupaten Klungkung tetap menggoda event organizer (EO) untuk menggelar event otomotif di daerah itu। Terbukti, daerah berjulukan Gumi Serombotan itu sering digeber offroad tingkat nasional dan lokal। Dalam waktu dekat, untuk pertama kali pula Klungkung dipercaya sebagai tuan rumah event akbar tarung modifikator se-Bali। Acara itu digeber di Lapangan Puputan Klungkung, Minggu (21/9)। Ratusan modifikator dipastikan siap memadati dan memamer karya-karya terbaik mereka.
Kelas yang dipertandingkan; Bebek Modif, Matic Modif, Racing Look dan Airbrush. Soal biaya pendaftaran, setiap peserta dikenai Rp 50 ribu untuk setiap kelas. Hajatan sehari itu juga menyuguhkan hiburan pemacu andrenalin lewat aksi para Free Styler handal di Pulau Dewata. Informasi dan pendaftaran, hubungi AGS Event Organizer, Jl Melati 35 Denpasar. (0361) 234764
OMR HONDA BALI
Hati-Hati Dengan Karburator
Perawatan karburator kudu harus menjadi perhatian utama bagi pengendara. Disamping berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar, karbu juga memberikan andil besar terhadap laju kendaraan yang kita besut. Bahkan kalau kita salah dalam hal perawatan, karbu bakal tidak berfungsi secara optimal. Melihat dari jenis karbu terdapat dua jenis yakni karbu model konvensional dengan karburator vakum alias CV (Constant Velocity). Untuk jenis karbu CV bisa dilihat pada Yamaha Mio, Honda Vario, Kawasaki Kaze ZX130, Suzuki Thunder, Suzuki Satria F-150. Teknologi ini konon sudah mengikuti teknologi karburator mobil, pertimbangannya pasti soal konsumsi bahan bakar yang irit plus buka-tutup gas yang halus. Meksi memiliki fungsi yang sama, kedua jenis karbu ini memerlukan tehnik perawatan yang berbeda. ‘’Kinerja karburator vakum bisa terganggu kalau salah perawatan, cara merawatnya sangat berbeda dengan karburator konvensional yang terbilang sangat gampang,’’ tutur Gede Widi Karburator CV bekerja dengan tekanan udara dari crankcase dan intake. Sehingga dilarang keras untuk merubah ataupun memapas pada bagian sensitive. Misalnya membuka boks filter udara. Memang awalnya tarikan terasa lebih cepat, tapi kelamaan debu bisa menghambat gerakan skep. Skep di karburator vakum beda karena bahannya dari resin dilapis teflon. Bandingkan dengan skep yang umum dengan bahan logam berlapis krom. Gara-gara kena debu, skep jadi macet dan lama kelamaan lapisan teflon tergores, hasilnya motor susah langsam/nggak stabil. ‘’Bila menginginkan suara motor mendesis yang bersumber pada pompa karburator sebaiknya diurungkan biar tidak menjadi masalah dikemudian hari,’’ tegas mekanik yang membuka praktek di jalan Tukad Balian 118 Renon Denpasar Saat servis nggak perlu membuka karet karburator vakum yang posisinya persis di atas karbu dan ditutup lempengan besi. Pasalnya kalau sampai salah rakit sehingga karet terjepit maka dapat mengakibatkan kebocoran sehingga putaran mesin jadi ngaco. Karet vakum juga nggak boleh kena bensin. Bisa melar atau paling parah tidak bisa digunakan lagi. ‘’Jadi kalau tidak paham betul tengan teknologi baru jangan sembarangan merawat. Pelajari terlebih dahulu atau kepengen praktis bawalah ke bengkel servis atau bengkel resmi,’’ tutur pria ini sambil mengumbar senyum. (JULI-Tab Montorku edisi 76)


